Teman, Hidup dan Pilihan

Budi
Budi | 19/6/2006
Pen… Akhirnya gue muncul juga disini!! Loe sudah menanti-nantikan saat2 seperti ini kan? He he he
Fenny/Pepen itu sobat gue tumbuh waktu kuliah. Kata dia sih namanya soulmate.. Padahal sebetulnya cuma tetangga.. he he Nggak deng… kita emang soulmate kok, Pen…
Dia orangnya sangat fokus. Tau apa yang dia mau & semuanya itu dikejarrr!!! She’s one of the best students in our class. Bukan yang pinter karena rajin (karena dia agak-agak males kayak gue… he he), tapi yang smart, aktif & persistent. Terutama dalam karir. Makanya banyak yang "tergebok" (itu bahasa temen2 kita yang artinya "terkaget2") waktu tau dia nikah muda & nggak lama kemudian hamil. Kembar pula!! Tapi justru hal ini yang bisa bikin hidupnya jadi lebih kaya & seimbang.
Ada satu hal yang gue sesali berhubungan dengan dia akhir-akhir ini, yaitu banyaknya moment2 yang nggak bisa kita share bareng. Maapin gue ya, Pen.. You’re always be my ’soulmate’ kok! :)
Budi, testy yang elu buat membuat gue agak terharu biru di tengah kesibukan yang pffhhhh, dan gue juga mendelay waktu pulang untuk ngeblog, padahal tadinya pengen banget tenk-go…setelah hari-hari yang melelahkan baik secara fisik dan emosional…
Budi turns to be my very best frient, my happy soul mate, yang tak lekang oleh jarak, tak lekang oleh waktu dan tak lekang oleh panas (naon sih…)
Bubut, testy yang elu buat saat ini membuat gue kembali merefleksikan apa yang sudah gue dapatkan dan apa yang masih ingin gue achieve. While, hidup itu adalah pilihan (every body knows), dulu gue punya certain target dan gue bilangnya mau nikah kalo udah bla…bla…
Keputusan gue menikah agak cepat (gak menikah muda banget lagi But!) memang waktu itu sangat dipengaruhi oleh permintaan alm. Papa (and for that reason I have no doubt at all), and then a year after my marriage i am having my lovely twinnies. (nggak nyangka ya sekarang anak-anakku hampir berumur dua tahun)
Kejadian-kejadian ini yang membuat gue agak memutar balik dengan target-target yang sebenernya sudah gue buat dahulu, my lesson learnt, jalan yang kita ambil bukan selamanya apa yang kita cita-citakan.
Anyway, saat inipun saya bersyukur atas "semua" yang diberikan Tuhan, kemudahan, kesulitan dan semuanya yang menjadikan saya "kaya" akan hidup, terus belajar dan berusaha untuk menjadi lebih baik.
Life is a place to learn,
then BuBut thanks for always be my happy soulmate ya, walaupun kita udah jarang mengalami momen-momen bersama lagi, tapi elu memang selalu tahu kapan elu muncul, hehehe, lagi gue agak gimana, testy elu muncul kembali…dan membuat gue bersyukur atas semuanya dan juga kembali memfokuskan diri gue sama apa yang ingin kudapat. Manusia kan berusaha Tuhan yang menentukan….
Satu lagi But, mengenai males, hahaha, itu mah udah bawain orok euy, kan gue termasuk last minute person dan merasa bangga karena adrenalinku akan terpacu jika deadline sudah didepan mata….
Again, thanks BuBut….
It’s always nice to have close friend, especially friend like you :D

Leave a Reply