Journey of Being a Mom
Memiliki anak yang semakin hari semakin bertambah usianya, membuat saya membuka kembali ingatan saya mengenai psikologi perkembangan yang diajarkan oleh Bu Yuke (Elizabeth Hurlock) tahapan perkembangan anak tepatnya.., bagaimana pada usia-usia seusia anak saya sekarang ada istilahnya IMAGINARY FRIEND (ehm…)
Ceritanya princess DD, tiba-tiba di suatu sore mengetuk-ngetuk pintu kamar dan memanggil-manggil: Seena-Seena…(nada suara kayak manggil-manggil temen gitu loh)
Oh, rupanya Seena itu adalah imaginary friend DD yang hadir kalo saya sedang tidak ada di rumah, nanti dia laporan kalo Seena itu tadi siang main ke rumah, main-main sama DD dan sekarang udah pulang. Selidik punya selidik ternyata nama Seena diadaptasi dd dari lagunya Bunga Cinta Lestari yang judulnya Sunny (cinta pertama), hahaha, ini memang lagu favoritnya DD dan dia bisa langsung terbangun dari tidur lelapnya kalo denger lagu ini
Semakin menguatkan teori mengenai imaginary friend, bahwa sebenarnya imaginary friend adalah keinginan anak terhadap hal-hal yang tidak bisa diperoleh di dunia nyata, atau ada gap antara keinginan dan kenyataan, suatu malam DD cerita: Mi, kalo Seena pergi beli permen sama Mama-nya Seena, kalo DD beli permen sama Mbak deh (gubrak…., maap ya Dee…, on the next twenty years you will clearly understand how the world works to you and to us)